18 Mei 20265 menit baca
Bawa Anak Liburan di Malang dan Batu: Rute Santai Dua Hari
Rute yang sudah teruji untuk keluarga dengan anak usia dini, lengkap dengan jam istirahat yang realistis.

Malang dan Batu adalah dua kota yang cocok untuk liburan keluarga: udara sejuk, jarak antar tempat pendek, dan banyak pilihan yang tidak menuntut pendakian panjang. Tapi kesalahan yang sering terjadi adalah jadwal yang terlalu padat, anak jadi lelah, dan liburan berubah jadi drama. Rute ini kami susun dari trip keluarga yang benar-benar kita jalankan, bukan dari daftar tempat wisata.
Hari pertama: tur kota dengan tempo pelan
Mulai siang setelah anak tidur cukup. Kampung Jodipan di tepi sungai cukup untuk satu jam jalan santai dan foto. Lanjut ke Jalan Ijen yang rumah kolonialnya rimbun pohon, sambil mampir es krim di Kayu Tangan. Sorenya ditutup di Jatim Park yang ada area khusus anak. Tidak ada jam subuh, tidak ada antre panjang, dan semua jaraknya di bawah lima belas menit berkendara.
Hari kedua: alam di Batu tanpa pendakian
Pagi di Batu dimulai lebih baik setelah sarapan, sekitar pukul sembilan. Pilih satu saja antara Florawisata Santera atau taman apel, lalu lanjut Coban Rondo yang air terjunnya bisa dicapai dengan jalan lima menit dari parkiran, bukan lima puluh. Siangnya makan di kawasan Selecta yang ada kolam renang hangat, anak biasanya bertahan di sini lebih lama dari rencana mana pun.
Tiga aturan main yang menyelamatkan suasana
- Maksimal dua destinasi utama per hari, sisanya bonus
- Selalu sediakan jeda dua jam untuk makan atau tidur siang
- Penginapan dipilih dekat lokasi hari kedua, bukan dekat pusat perbelanjaan
Kalau anak-anakmu sudah berumur di atas sepuluh tahun dan biasa jalan kaki jauh, rute ini bisa ditingkatkan dengan menambahkan sunrise Bromo di hari ketiga. Kombinasi kota dan gunung seperti ini yang paling sering dipesan keluarga ke kami, karena membagi antara liburan santai dan petualangan dalam satu perjalanan.

